Inspirasi Kisah Nyata menginspirasi

Dukung Swasembada Pangan, Kristina Bili Dampingi Petani SBD

oleh admin pada | 2026-01-13 12:41:13 Terakhir Diperbarui oleh admin pada2026-02-20 15:28:51

Membagikan: Facebook | twitter | Whatsapp |


Dukung Swasembada Pangan, Kristina Bili Dampingi Petani SBD

Foto: Kristina Bili memberikan bantuan benih dan pupuk kepada para petani


SBD,PNN - Indonesia kini mengulang sejarah kejayaan swasembada pangan empat dekade yang lalu. Demikian rilis dalam laman Direktorat Jenderal Lahan Irigasi dan Pertanian, Rabu (7/1/2026). 


Namun hal ini tentu tidak berhenti di sini. Sangat diperlukan peningkatan secara kualitas, kuantitas juga persebaran dan pemerataan pengelolaan lahan di seluruh Indonesia, serta konsistensi para petani dalam mengelola lahan pertanian.


Adalah Kristina Bili, perempuan tangguh asal Sumba yang kini menetap di Desa Pogo Tena Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya , peretas jalan bagi para petani untuk mengejar mimpi panenan berlimpah. Ia membangun jejaring bersama para petani setempat dan bersama mengelola lahan tidur yang selama ini tidak dimanfaatkan. Sejak 2019 ia mendampingi para petani mengelola lahan tidur menjadi kebun jagung, kacang kedelai dan kacang hijau di lahan yang terletak di Desa Bondo Boghil tak jauh dari tempat tinggalnya.


Menurut Esty Bili, demikian ia biasa disapa, pada tahun 2026 ini sudah lebih dari 100 ha lahan yang digarap. Lahan ini merupakan lahan miliknya dan sebagian lagi lahan milik petani. 

"Saya targetkan kita kelola lahan tidur sebanyak 400 ha untuk tahun ini. Namun keterbatasan alat dan mesin pertanian, juga ketersediaan air, maka kita cukupkan sesuai dengan kondisi yang ada. Ke depan saya berharap kita dapat menggarap semua lahan tidur di daerah ini, sehingga dapat mendukung kesejahteraan hidup para petani di sini," demikian Esty Bili memaparkan niatnya.

Foto: Kristina Bili


Esty Bili menjelaskan bahwa selama ini banyak lahan terbengkalai, sementara warga usia produktif cenderung mencari pekerjaan di luar daerah. Padahal jika dikelola secara maksimal, hasilnya sudah bisa menopang perekonomian keluarga. Selain itu, keterbatasan pengetahuan para petani di sini yang membuat banyak lahan tidak dimanfaatkan. Oleh karena itu, dengan sumber daya yang ada, baik itu pengetahuan pertanian maupun modal alat, mesin, benih, pupuk, herbisida, Esty Bili menggerakkan para petani untuk bersama berjuang mengelola lahan tidur menjadi lahan pertanian yang menjanjikan.


Bermodalkan relasinya, Esty Bili juga menggandeng perusahaan produsen bibit unggul untuk jagung dan kacang-kacangan, herbisida dan lainnya. Menurutnya, perusahaan yang digandeng selama ini adalah CV. Danau Tondano Seed Expert dan PT. Hagen Tangguh Agrimas sebagai coorporate produsen benih jagung hibrida unggul. Menurut Esti Bili, sesuai pengalaman, benih yang diproduksi oleh produsen ini sangat berkualitas dan meningkatkan hasil panen.


Selanjutnya, Esty Bili menyampaikan bahwa hasil panen bersama para petani langsung dijual kepada pihak kedua yaitu pengusaha pakan ternak dan sebagiannya lagi sebagai cadangan makanan bagi para petani. Sehingga para petani tidak perlu bersusah payah penjual hasil panen secara manual atau sedirian mencari pasar.


Ketika ditanya latar belakang ia melalukan kagiatan sosial ini, Esti Bili mengatakan bahwa ia terpanggil untuk membantu orang kecil. Sumber daya yang ia miliki, ia salurkan agar bermanfaat dan berdaya guna. 

"Saya sangat berbahagia jika apa yang saya miliki saya berdayakan untuk kebaikan banyak orang. Saya melihat dari sisi kemanusiaan. Masyarakat di sini sebagian besar adalah petani, namun belum maksimal hasil panen serta kurang produktif untuk memanfaatkan lahan yang ada. Oleh karena itu, saya secara mandiri menghimpun beberapa petani pada waktu itu dan kemudian mengajak mereka bersama-sama menggarap lahan yang ada. Pada waktu itu kebetulan saya menjabat sebagai ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Sumba Barat Daya, sebuah Ormas yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, maka hal ini sangat memungkinkan saya untuk bertemu dengan banyak petani," sambungnya.


Menjawab pertanyaan soal swasembada pangan, Esty Bili mengatakan bahwa apa yang dilakukan sekarang ini adalah sebagai upaya mendukung program pemerintahan Prabowo Subianto yaitu swasembada pangan. Itulah sebabnya ia juga dipercayakan sebagai ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumba Barat Daya sampai sekarang ini. Esty Bili mengatakan bahwa orientasi pertanian sekarang ini adalah mengelola lahan tidur sebanyak-banyaknya dan menghasilkan pangan berkualitas dan berdaya saing. Ia berharap agar semakin banyak pihak yang memberikan perhatian dan dukungan kepada para petani di sana agar dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap swasembada pangan serta peningkatan perekonomian keluarga. 


Di akhir pembicaraannya, Esty Bili mengatakan bahwa ia menanamkan prinsip pada petani untuk merawat alam. 

"Ketika engkau memberikan hal baik untuk tanah, maka tanah akan memberikan lebih dari apa yg engkau beri," demikian ia menegaskan. (MTU)













Tinggalkan Komentar